Apa Itu Tantrum

Tantrum adalah ledakan emosi yang kuat, biasanya dikaitkan dengan anak-anak atau orang-orang dalam kesulitan emosional. Tantrum ditandai dengan perilaku seperti:

* Menangis
* Menjerit
* Teriak
* Menendang
* Memukul
* Meronta-ronta
* Menghentakkan kaki
* Menahan napas

Tantrum adalah hal yang normal dan umum terjadi pada anak-anak usia prasekolah, yaitu antara 18 bulan hingga 4 tahun. Pada usia ini, anak-anak masih dalam proses perkembangan emosi dan bahasa. Mereka belum mampu mengekspresikan emosi mereka dengan baik, sehingga tantrum dapat menjadi salah satu cara mereka untuk mengungkapkan perasaan mereka.

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan tantrum, antara lain:

Tantrum sering terjadi karena anak merasa frustrasi. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti tidak bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan, tidak bisa melakukan sesuatu yang mereka inginkan, atau merasa tidak berdaya.

Anak yang lelah juga lebih rentan mengalami tantrum. Hal ini karena mereka tidak memiliki energi yang cukup untuk mengendalikan emosi mereka.

Kekecewaan juga dapat menjadi penyebab tantrum. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti tidak bisa ikut ke acara yang mereka inginkan, atau tidak bisa bermain dengan teman-teman mereka.

Anak yang ingin mendapatkan perhatian dari orang tua atau orang dewasa lain juga dapat melakukan tantrum.

Ada beberapa jenis tantrum, antara lain:

Tantrum jenis ini terjadi karena anak merasa frustrasi. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti tidak bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan, tidak bisa melakukan sesuatu yang mereka inginkan, atau merasa tidak berdaya.

Tantrum jenis ini terjadi karena anak ingin mendapatkan perhatian dari orang tua atau orang dewasa lain.

Tantrum adalah hal yang normal dan umum terjadi pada anak-anak. Namun, ada beberapa hal yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu mengatasi tantrum, antara lain:

Lihat Juga  Apa Itu Stunting

Hal yang paling penting adalah tetap tenang saat anak sedang mengalami tantrum. Jika orang tua menjadi marah atau frustrasi, hal ini hanya akan memperburuk situasi.

Orang tua dapat mencoba menenangkan anak dengan cara memeluk, menggendong, atau mengajaknya bicara.

Orang tua dapat mencoba menghindari situasi yang dapat memicu tantrum, seperti saat anak sedang lapar, lelah, atau sedang sakit.

Orang tua dapat mengajari anak cara mengelola emosi mereka, seperti dengan mengajarkan mereka cara mengungkapkan perasaan mereka dengan kata-kata.

Tantrum adalah hal yang normal dan umum terjadi pada anak-anak. Namun, ada beberapa hal yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu mengatasi tantrum.

simak Apa Itu Tantrum dalam sebuah video

Leave a Comment